Iklan SITTI

Friday, 16 December 2011

Waspadai Gejala Penyakit Hepatitis

Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A,B,C,D,E,F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B dan C.

Penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.

Cara Mengatasi Penyakit Asma (Asthma)

Penyakit Asma (asthma) adalah suatu penyakit kronis menahun yang menyerang saluran pernapasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) pada dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran napas yang akhirnya seseorang mengalami sesak napas. Penyakit asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.

PENYEBAB
Sampai saat ini penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti meski telah banyak penelitian oleh para ahli. Teori atau hipotesis mengenai penyebab seseorang mengidap asma belum disepakati oleh para ahli di dunia kesehatan.

Waspadai Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), bahasa medis nya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.

Penyakit ini banyak ditemukan di daerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Brazil, Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya seringkali salah dalam penegakkan diagnosa, karena kecenderungan gejala awal yang menyerupai penyakit lain seperti Flu dan Typhus (Typhoid).

Waspadai Gejala Penyakit Malaria

Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium, dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropis, misalnya di Amerika, Asia dan Afrika.

Ada 4 tipe plasmodium parasit yang dapat menginfeksi manusia, namun yang seringkali ditemui pada kasus penyakit malaria adalah plasmodium falciparum dan plasmodium vivax. Lainnya adalah plasmodium ovale dan plasmodium malariae.

Penanganan Penyakit AIDS

AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) di dalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun.

Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui, bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit tersebut dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa.

Penyakit Kanker Kulit

Penyakit kanker kulit dewasa ini cenderung mengalami peningkatan jumlahnya terutama di kawasan Amerika, Australia, dan Inggris. Berdasarkan beberapa penelitian, mereka orang-orang kulit putih yang lebih banyak menderita jenis kanker kulit ini. Hal tersebut diprediksikan sebagai akibat seringnya mereka terkena (banyak terpajan) cahaya matahari. Di Indonesia penderita kanker kulit terbilang sangat sedikit dibandingkan ketiga negara tersebut, namun demikian kanker kulit perlu dipahami karena selain menyebabkan kecacatan juga pada stadium lanjut dapat berakibat fatal bagi penderita.

Waspadai Gejala Penyakit Kanker Paru-paru

Penyakit kanker paru-paru tergolong dalam penyakit kanker yang mematikan, baik bagi pria maupun wanita. Dibandingkan dengan jenis penyakit kanker lainnya, seperti kanker prostat, kanker usus, dan kanker payudara. Penyakit kanker paru-paru dewasa ini cenderung lebih cepat meningkat perkembangannya.

Penyakit kanker paru-paru adalah sebuah bentuk perkembangan sel yang sangat cepat (abnormal) di dalam jaringan paru yang disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan sel atau ekspansi dari sel itu sendiri. Jika dibiarkan pertumbuhan yang abnormal ini dapat menyebar ke organ lain, baik yang dekat dengan paru maupun yang jauh misalnya; tulang, hati, atau otak.

Penyebab Penyakit Kanker Payudara

Kanker Payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel (jaringan) payudara, Hal ini bisa terjadi terhadap wanita maupun pria. Dari seluruh penjuru dunia, penyakir kanker payudara (Breast Cancer/Carcinoma mammae) diberitakan sebagai salah satu penyakit kanker yang menyebabkan kematian nomer lima (5) setelah; kaker paru, kanker rahim, kanker hati dan kanker usus.

PENYEBAB
Penyakit kanker payudara terbilang penyakit kanker yang paling umum menyerang kaum wanita, meski demikian pria pun memiliki kemungkinan mengalami penyakit ini dengan perbandingan 1 di antara 1000. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kanker ini terjadi, namun beberapa faktor kemungkinannya adalah :

Pencegahan Penyakit Kanker Leher Rahim

Penyakit kanker leher rahim yang istilah kesehatannya adalah kanker servik (Cervical Cancer) merupakan kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina).

Penyakit kanker servik ini disebabkan oleh beberapa jenis virus yang disebut Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini menyebar melalui kontak seksual, Human Papilloma Virus dapat menyerang semua perempuan di setiap waktu tanpa melihat umur ataupun gaya hidup. Banyak wanita yang dengan daya tahan tubuh yang baik mampu melawan infeksi HPV dengan sendirinya. Namun demikian, terkadang virus ini berujung pada terjadinya penyakit kanker.

Penyebab Penyakit Leukemia (Kanker Darah)

Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oksigen ke dalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak di masa kecilnya, sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal. Normalnya, sel darah putih mereproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan bereproduksi kembali.

Pencegahan Penyakit Jantung Rematik (PJR)

Penyakit Jantung Rematik (PJR) atau dalam bahasa medisnya Rheumatic Heart Disease (RHD) adalah suatu kondisi dimana terjadi kerusakan pada katup jantung yang bisa berupa penyempitan, atau kebocoran, terutama katup mitral (stenosis katup mitral) sebagai akibat adanya gejala sisa dari Demam Rematik (DR).

Demam rematik merupakan suatu penyakit sistemik yang dapat bersifat akut, subakut, kronik, atau fulminan, dan dapat terjadi setelah infeksi Streptococcus beta hemolyticus group A pada saluran pernapasan bagian atas. Demam reumatik akut ditandai oleh demam berkepanjangan, jantung berdebar keras, kadang cepat lelah. Puncak insiden demam rematik terdapat pada kelompok usia 5-15 tahun, penyakit ini jarang dijumpai pada anak di bawah usia 4 tahun dan orang tua di atas 50 tahun.

Thursday, 15 December 2011

Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau produksi urin.

Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialami mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

Waspadai Gejala Penyakit Diabetes Mellitus (DM)

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

Penanganan Penyakit Darah Rendah

Penyakit darah rendah atau Hipotensi (Hypotension) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun di bawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Telah dijelaskan pada artikel sebelumnya (Penyakit darah tinggi) bahwa nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG.

Namun demikian, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah (tensi) berkisar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi itu terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat (lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan perdarahan berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.

Penyebab Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka sistolik (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) atau pun alat digital lainnya.

Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat di waktu beraktivitas atau berolahraga.

anda Dan Gejala Penyakit Gagal Jantung



Penyakit Gagal Jantung yang dalam istilah medisnya disebut dengan Heart Failure atau Cardiac Failure, merupakan suatu keadaan darurat medis dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung seseorang setiap menitnya (curah jantung) tidak mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh.

Dampak dari gagal jantung secara cepat berpengaruh terhadap kekurangan penyediaan darah, sehingga menyebabkan kematian sel akibat kekurangan oksigen yand dibawa dalam darah itu sendiri. Kurangnya suplai oksigen ke otak (Cerebral Hypoxia), menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran dan berhenti bernapas dengan tiba-tiba yang berujung pada kematian.

Gagal jantung kongestif pada bayi dan anak merupakan hal yang darurat yang sangat sering dijumpai oleh petugas kesehatan dimana pun berada. Keluhan dan gejala sangat bervariasi sehingga sering sulit dibedakan dengan akibat penyakit lain di luar jantung. Kondisi pada penyakit gagal jantung bukanlah berarti bahwa jantung berhenti bekerja (cardiac arrest), melainkan jantung tidak lagi mampu memompa darah sebagaimana tugasnya sehari-hari bagi tubuh seseorang.

* Klasifikasi Penyakit Gagal Jantung
Ruang Jantung terbagi atas empat ruang yaitu Serambi Kanan dan Serambi Kiri yang dipisahkan oleh Septum Intratrial, kemudian Bilik Kanan dan Bilik Kiri yang dipisahkan oleh Septum Interventrikular. Gagal jantung dapat terjadi pada salah satu sisi bagian jantung, misalnya gagal jantung bagian sisi kiri atau gagal jantung bagian sisi kanan saja.

* Penyebab Penyakit Gagal Jantung
Gagal jantung dapat disebabkan oleh gangguan primer otot jantung itu sendiri atau beban jantung yang berlebihan ataupun kombinasi keduanya. Secara garis besar, faktor kemungkinan yang menyebabkan penyakit gagal jantung adalah orang-orang yang memiliki penyakit hipertensi, hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi), perokok, diabetes (kencing manis), obesitas (kegemukan), dan seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit jantung serta tentunya pola hidup yang tidak teratur dan kurang berolahraga.

* Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Jantung
Tanda serta gejala penyakit gagal jantung dapat dibedakan berdasarkan bagian mana dari jantung itu yang mengalami gangguan pemompaan darah, lebih jelasnya sebagai berikut :
1. Gagal jantung sebelah kiri ; menyebabkan pengumpulan cairan di dalam paru-paru (edema pulmoner), yang menyebabkan sesak napas yang hebat. Pada awalnya sesak napas hanya dirasakan saat seseorang melakukan aktivitas, tetapi sejalan dengan memburuknya penyakit maka sesak napas juga akan timbul pada saat penderita tidak melakukan aktivitas. Sedangkan tanda lainnya adalah cepat letih (fatigue), gelisah/cemas (anxity), detak jantung cepat (tachycardia), batuk-batuk serta irama detak jantung tidak teratur (arrhythmia).
2. Sedangkan Gagal jantung sebelah kanan ; cenderung mengakibatkan pengumpulan darah yang mengalir ke bagian kanan jantung, sehingga hal ini menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, tungkai, perut (ascites) dan hati (hepatomegaly). Tanda lainnya adalah mual dan muntah, keletihan, detak jantung cepat serta sering buang air kecil di malam hari (Nocturia).

* Diagnosa Penyakit Gagal Jantung
Biasanya, diagnosa ditegakkan berdasarkan tanda dan gejala yang dikeluhkan ataupun yang terlihat langsung saat dilakukan pemeriksaan. Untuk memperkuat diagnosa, dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan, misalnya ;
1. Pemeriksaan fisik, adanya denyut nadi yang lemah dan cepat, tekanan darah menurun, bunyi jantung abnormal, pembesaran jantung, pembengkakan vena leher, cairan di dalam paru-paru, pembesaran hati, penambahan berat badan yang cepat, pembengkakan perut atau tungkai.
2. Pemeriksaan Rontgen atau X-ray (rontgent), pada bagian dada bisa menunjukkan adanya pembesaran jantung dan pengumpulan cairan di dalam paru-paru.
3. Pemeriksaan ekokardiografi (menggunakan gelombang suara untuk menggambarkan jantung) dan elektrokardiografi (menilai aktivitas listrik dari jantung).

* Pengobatan Penyakit Gagal Jantung
Dalam penatalaksanaan atau perawatan pasien dengan kasus penyakit gagal jantung, ada tiga hal mendasar yang menjadi acuan, diantaranya; pengobatan terhadap gagal jantung itu sendiri, pengobatan terhadap penyakit yang mendasari, dan pengobatan terhadap faktor pencetus. Termasuk dalam pengobatan medikamentosa yaitu mengurangi retensi cairan dan garam, meningkatkan kontraktilitas dan mengurangi beban jantung. Sedangkan penanganan secara umum meliputi istirahat, pengaturan suhu dan kelembaban, oksigen, pemberian cairan dan diet.

Pemberian obat-obatan, seperti obat inotropik (digitalis, obat inotropik intravena), obat vasodilator (arteriolar dilator : hidralazin), venodilator (nitrat, nitrogliserin), mixed dilator (prazosin, kaptopril, nitroprusid), diuretik serta obat-obatan disritmia.

Tindakan pembedahan, hal ini biasanya dilakukan untuk mengatasi penyakit jantung bawaan (paliatif, korektif) dan penyakit jantung didapat (valvuloplasti, penggantian katup).

* Pencegahan Penyakit Gagal jantung
Bagi Anda yang merasakan adanya tanda dan gejala seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya segera memeriksaakan diri ke dokter. Mengurangi faktor yang dapat menyebabkan kondisi gagal jantung, berhenti merokok, kurangi konsumsi makanan berlemak, upayakan melakukan olahraga, pola atau haya hidup yang teratur. Tentunya bagi mereka yang mengalami atau menderita penyakit yang dapat berakibat menimbulkan serangan gagal jantung sebaiknya rutin mengkontrolkan diri ke dokter, misalnya penderita darah tinggi (hypertension), kencing manis (diabetes), penumpukan plak (kolesterol atau lainnya) pada pembuluh darah jantung (Coronary Artery Disease).

Sumber : www.spesialis.info

Penyakit Serangan Jantung

Serangan jantung adalah suatu kondisi kesehatan yang sangat emergency untuk di tangani, Jika terlambat maka sangat mungkin penderita segera menemui ajalnya (kematian). Di Negara maju terutama di Amerika, Penyakit jantung adalah penyebab kematian nomer satu dimana serangan jantung dialami lebih dari 1,5 juta penduduk disana. Begitu pula di Indonesia, Departemen Kesehatan RI dan Yayasan Penyakit Jantung mengemukakan bahwa sekarang ini di Indonesia penyakit jantung menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian.

Penyakit serangan jantung (Heart Attack) yang dalam bahasa medisnya disebut sebagai Myocardial Infarction (MI), adalah kerusakan bahkan kematian otot jantung (myocardium) yang disebabkan terhentinya secara mendadak suplay darah (sebagai pembawa Oxygen) kedaerah tersebut sebagai akibat dari beberapa faktor. Misalnya ; Terjadi ketika salah satu nadi koroner ter blokade selama beberapa saat, entah akibat spasme (mengencangnya nadi koroner), akibat thrombus (penggumpalan darah) atau akibat adanya penyempitan dan penyumbatan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) yang makin lama makin banyak dan menumpuk di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi.

Serangan jantung yang diakibatkan oleh adanya spasme yang menimbulkan ter blokade nadi koroner ini akan hilang secara menyeluruh, baik nyeri atau keluhan lainnya disaat nadi koroner kembali rileks dan berfungsi seperti normalnya. Kondisi seperti ini disebut dengan crescendo angina atau coronary insufficiency. Apabila hal ini terjadi berkisar 20 sampai 40 menit, maka dapat menyebabkan otot jantung mengalami kematian (infark) sabagai dampak oxygen yang tidak dimilikinya karena suplay darah terhenti.

# Gejala Penyakit Serangan Jantung

Setiap orang yang mengalami serangan jantung akan merasakan keluhan yang tentunya berbeda, Namun umumnya seseorang akan merasakan beberapa hal spesifik seperti :

1. Nyeri dada, dimana otot kekurangan suplay darah (disebut kondisi iskemi) yang berdampak kebutuhan oxygen oleh otot berkurang. Akibatnya terjadi metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang. Nyeri dirasakan di dada bagian tengah, dapat menyebar kebagian belakang dada, kebagian pangkal kiri leher dan bahu hingga lengan atas tangan kiri. Beberapa pasien mungkin mengalami nyeri dibagian atas perut (pangkal tulang iga tengah bahkan bagian lambung), dimana nyeri lebih hebat dan tak hilang meski diistirahatkan atau diberi obat nyeri jantung (Nitroglycerin).

Inilah yang dinamakan Angina, penderita merasakan gelisah dengan sesak di dada dan seperti merasa dada diremas-remas. Beratnya nyeri setiap orang berbeda, bahkan beberapa orang yang mengalami suplay darah jantung berkurang merekle tidak merasakan apa-apa.

2. Sesak nafas, Biasanya dirasakan oleh orang yang mengalami gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).

3. Kelelahan atau kepenatan, Adanya kelainan jantung dapat menimbulkan pemompaan jantung yang tidak maksimal. Akibatnya suplay darah ke otot tubuh disaat melakukan aktivitas akan berkurang, Hal ini menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala seperti ini bersifat ringan, penderita hanya berusaha mengurangi aktivitasnya dan menganggap bahwa itu merupakan proses penuaan saja.

4. Adanya perasaan berdebar-debar (palpitasi)

5. Pusing dan pingsan, Hal ini dapat merupakan gejala awal dari penderita penyakit serangan jantung. Dimana penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.

6. Kebiru-biruan pada bibir, jari tangan dan kaki sebagai tanda aliran darah yang kurang adekuat keseluruh tubuh.

7. Keringat dingin secara mendadak, dan lainnya seperti mual dan perasaan cemas.

# Faktor Penyebab Penyakit Serangan Jantung

Adapun secara garis besar faktor-faktor yang menyebabkan seseorang mengalami penyakit jantung antara lain ; Kelainan jantung bawaan, Gangguan pada fungsi kerja katup jantung dan Terganggunya pembuluh koroner yang berfungsi mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Dari ketiga hal tersebut, Penyakit jantung yang umumnya ditakuti adalah jantung koroner karena menyerang pada usia produktif dan dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak. Faktor-faktor diatas erat kaitannya dengan pola konsumsi dan kehidupan yang bersangkutan, diantaranya :

- Merokok terlalu berlebihan selama bertahun-tahun
- Sering mengkonsumsi makanan jenis lemak (kolesterol) tinggi
- Menderita tekanan darah tinggi
- Menderita penyakit kencing manis (Diabetes)

# Diagnosis Penyakit Serangan Jantung

Dari keluhan yang dirasakan penderita, Dokter umumnya dapat langsung memberikan dugaan apakah itu tanda dan gejala serangan jantung atau bukan. Tentunya untuk memperkuat diagnosa yang ditegakkan, dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan detak jantung si penderita.

Selanjutnya dokter akan mengirim penderita untuk melakukan pemeriksaan ECG/EKG beserta pemeriksaan darah. Jika penderita saat itu masih merasakan nyeri, Pemberian obat akan dilakukan sebelum pemeriksaan itu dilakukan. Hal ini disebabkan bahwa nyeri yang amat sangat dapat membawa ke jurang yang lebih dalam, yang bisa menyebabkan gejala jantung bahkan kematian.

# Penanganan Penyakit Serangan Jantung

Setengah dari jumlah kematian akibat serangan jantung adalah terjadi pada 3 sampai 4 jam pertama setelah terjadinya gejala serangan dimulai. Jadi tindakan penanganan pada gejala awal serangan jantung adalah hal yang paling penting bagi tim medis.

Pemberian obat-obatan seperti aspirin tablet secara kunyah dapat membantu jika terjadi pembekuan darah pada pembuluh arteri koroner, Sedangkan jenis tablet beta-blocker diberikan untuk memperlambat kerja jantung sehingga tidak terlalu bekerja keras dan mengurangi kemungkinan rusaknya otot jantung. Selanjutnya yang utama adalah pemberian Oxygen, yang menolong memperkecil kerusakan jaringan otot.

Penderita yang mengalami serangan jantung (penyakit jantung) tentunya akan dirawat dirumah sakit khususnya pada ruangan intensif penyakit jantung, karena memerlukan pemantauan dan monitor yang intensif. Selain pemberian obat-obatan dirumah sakit, tindakan yang mungkin dilakukan oleh tim kesehatan (medis) adalah angioplasty atau coronary artery bypass surgery (pembedahan/pemotongan bagian artery yang bermasalah).

# Pencegahan Penyakit Serangan Jantung

Tindakan pencegahan antara lain yang dapat Anda lakukan adalah hindari obesitas/kegemukan dan kolesterol tinggi, Berhenti merokok merupakan target yang harus dicapai, juga hindari asap rokok dari lingkungan, Kurangi atau stop minum alkohol, Melakukan olah raga secara teratur, Jika mengidap penyakit darah tinggi dan kencing manis hendaknya melakukan pengontrolan sesuai saran dokter secara teratur.

Sumber : www.spesialis.info

Terjadinya Hypogammaglobulinemia Sementara Pada Bayi

Hypogammaglobulinemia sementara pada bayi adalah gangguan imunodefisiensi dimana produksi kekebalan tubuh oleh bayi terhambat. Saat lahir, sistem kekebalan tubuh tidak sepenuhnya terbentuk. Kebanyakan antibodi pada bayi yang dihasilkan oleh si ibu ditransfer melalui plasenta sebelum lahir. Antibodi yang berasal dari si ibu melindungi bayi melawan infeksi sampai bayi mulai menghasilkan antibodi sendiri, biasanya pada usia 6 bulan.

Bayi yang mengalami hypogammaglobulinemia sementara pada bayi tidak mulai menghasilkan antibodi sampai usia tersebut. Akibatnya, kadar antibodi menjadi mulai rendah pada usia 3 sampai 6 bulan dan kembali normal pada sekitar usia 12 sampai 36 bulan. Gangguan ini lebih sering terjadi pada bayi prematur, karena mereka menerima beberapa antibodi dari ibu. Meskipun gangguan tersebut ada ketika lahir, hal ini tidak menurun.

Kebanyakan bayi dengan gangguan tersebut memiliki beberapa antibodi. Oleh karena itu, mereka tidak memiliki masalah dengan infeksi dan tidak memerlukan pengobatan. Meskipun begitu, beberapa bayi, terutama mereka yang lahir prematur, sering mengalami infeksi. Immune globulin bisa mencegah dan membantu mengobati infeksi. Biasanya diberikan untuk sekitar 6 sampai 12 bulan. Antibiotik diberikan ketika diperlukan. Tidak mempengaruhi jangka hidup.

Sumber : http://www.spesialis.info

Penyakit Kulit pada Bayi

Penyakit kulit adalah suatu penyakit yang berhubungan dengan jaringan penutup permukaan tubuh, seperti kulit yang sering terjadi dan bersifat relatif ringan. Meskipun bersifat relatif ringan, apabila tidak ditangani secara serius, maka hal tersebut dapat memperburuk kondisi kesehatan bayi dan anak.

Epidemiologi
Penyakit kulit terdapat di seluruh dunia dan dapat menyerang baik laki-laki dan perempuan. Pada beberapa penyakit kulit seperti staphylococcal scalded skin syndrome, laki-laki lebih banyak terserang daripada wanita.

Penyebab
Penyebab penyakit kulit, yaitu bakteri (kuman gram positif staphyllococcus, streptococcus ß hemolyticus grup A), virus (Varicella Zoster Virus (VZV)), jamur (dematormikosis, kandidosis) dan infestasi oleh parasit.

Selain itu gangguan hormonal, gangguan pigmentasi, kelainan yang didasari alergi-imunologi dan tumor kulit, serta kelainan sistemik yang disertai gejala kulit dapat menyebabkan terjadinya penyakit kulit tersebut. Penyebabnya bisa juga karena higiene kulit bayi kurang terawat.

Patofisiologi
Higiene yang kurang dan menurunnya daya tahan tubuh menyebabkan bakteri, virus, jamur dan parasit mudah masuk ke dalam tubuh. Pada penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri dan virus, infeksi dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Sedangkan pada penyakit kulit akibat infestasi parasit seperti sarcoptes scabiei yang hidup dirambut dan bertelur disana.

Siklus hidupnya melalui stadium telur, larva, nimfa dan dewasa. Kelainan kulit yang timbul akibat dari garukan gatal akibat sensitisasai terhadap sekret dan ekskret sarcoptes kurang lebih sebulan setelah infestasi. Pada saat itu kelainan kulit menyerupai dermatitis dengan ditemukannya papul, vesikel, urtika, dll. Gerukan dapat menimbulkan erosi, ekskoriasi, krusta dan infeksi sekunder.

Sumber : http://www.spesialis.info

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Sebagai penunjang pembentukan jaringan-jaringan pada tubuhnya, susu wajib diberikan kepada bayi dan tidak ada batasan tertentu untuk bayi berhenti meminumnya. Susu dapat menjadikan bayi tumbuh menjadi anak yang cerdas, aktif dan tangkas. Memberi susu kepada bayi ada aturannya. Bila terlalu sedikit, perkembangan tubuh bayi bisa jadi tidak sesehat atau sebugar bayi yang meminum susu dan bayi juga dapat menjadi ringkih. Sebaliknya, bayi yang kelebihan susu juga dapat tumbuh terlalu besar dan terlalu gemuk.



Susu bagi bayi dibawah umur 3 bulan adalah makanannya yang utama, dan air susu ibu adalah nutrisi yang penting. Susui bayi saat air susu keluar untuk pertama kalinya dan setelah itu penyusuan bayi diatur pada waktu-waktu tertentu.

Waktu menyusui yang paling tepat adalah saat bayi selesai dimandikan. Dalam kondisi tersebut bayi merasa segar dan akan meminum susu lebih banyak. Susui bayi selama kurang lebih setengah jam dan hentikan setelah itu. Anda dapat menyusuinya lagi dengan memberi jarak minimal 1 jam sekali. Anda juga dapat menyelingi susu dengan makanan setelah bayi berumur lebih dari 3 bulan. Sesuaikan makanan dengan usia bayi. Bayi berusia 4 bulan dapat dibantu dengan susu siap saji yang sesuai dengan saran dokter. Pemberian susu kepada bayi akan semakin berkurang intensitasnya seiring dengan bertambahnya usia bayi.

Kurangi juga dosis susu anak sedikit demi sedikit jika dia doyan minum susu, dan tambahkan porsi makanan untuk mengganti intensitasnya meminum susu. Menyusui bayi tak hanya sekedar memberi makan atau menghentikan tangisnya. Ada konteks lain di balik itu. Pada saat menyusuinya, anda pasti akan mengelus dan membelainya dalam dekapan anda.

Belaian dan dekapan anda memberikan dampak psikologis yang baik untuk bayi anda. Dia akan merasakan kasih sayang anda yang tulus dan merasakan keamanan yang anda berikan. Buaian anda juga menghilangkan stres yang dirasakan si kecil. Siapa bilang bayi anda tidak merasakan stres? Perhatikan pula kebersihan dan kehigienisan saat menyusui bayi. Bersihkan puting anda dan hindarkan dari bau-bauan yang tajam yang dapat membuat pusing bayi anda. Bila anda memberi susu siap saji, cuci dot bayi setiap kali anda selesai digunakan dengan air panas supaya kuman tidak berkembang biak dengan cepat.

Ganti pula puting dot yang rusak sehingga tidak melukai mulut bayi anda. Jangan biarkan anak anda menggunakan dot. Ajari perlahan-lahan dan gantikan dot dengan gelas bercorong hingga pada akhirnya anak anda dapat minum dengan menggunakan gelas. Penggunaan dot yang terlalu lama dapat merusak struktur gigi dan menjadikan gigi anak anda tidak rata.

Jangan lupa pula untuk membasuh susu yang tercecer baik di kulit atau di baju. Karena susu yang tercecer di kulit dapat menjadi biang keringat dan membuat anak anda merasa tidak nyaman. Baju yang basah karena susu juga dapat menjadi biang keringat dan bahkan dapat menyebabkan infeksi. Segera botol susu yang telah habis dengan dot tanpa tabung jika bayi anda tidak mau berhenti menghisap.

Sumber : http://www.spesialis.info

Perlukah Kepala Bayi Digunduli sampai Plontos

Ketika lahir, umumnya terdapat rambut sementara yang tipis dan halus di kepala bayi. Kebanyakan rambut ini akan rontok dengan sendirinya pada minggu-minggu selanjutnya, lalu tumbuhlah rambut permanen. Mau digunduli atau tidak, kembali pada pilihan masing-masing orangtua. Ada alasan kenapa rambut si kecil dipotong habis, yaitu:

- Untuk membersihkan kulit kepala
Saat melewati jalan lahir, banyak lemak dan lapisan rahim ibu yang menempel di tubuh bayi, termasuk di rambutnya. Nah, dengan mencukur rambut bayi, sisa-sisa lemak tersebut diharapkan akan ikut terbuang. Selain itu, bayi kerap gumoh selagi berbaring sehingga cairannya menempel di rambut. Dengan mencukur rambutnya, kotoran tersebut diharapkan tidak sampai melekat.

- Memudahkan deteksi iritasi atau luka
Kepala bayi yang plontos memudahkan orangtua untuk mengetahui bila ada sesuatu di kulit kepalanya, seperti iritasi, bisul, luka, kerak, dan sebagainya untuk ditangani segera.

- Agar tumbuhnya lebat dan hitam
Alasan ini semata-mata berdasar pada tradisi atau kepercayaan. Dari kacamata medis, tak ada kaitannya antara mencukur rambut dan ketebalan rambut. Tumbuh atau lebat-tipisnya rambut bayi bergantung pada faktor genetik. Kondisi ketika rambut dicukur habis dan rambut yang tumbuh tampak agak kasar-lah yang barangkali menjadi sangkaan orangtua bahwa rambut menjadi lebih tebal seusai dicukur.

Sumber : http://www.spesialis.info

Tempat Tidur Bayi

Biasanya, inilah barang yang pertama kali dibeli oleh para calon orang tua baru, sebuah tempat tidur mungil dimana bayi pertama mereka menghabiskan hari-harinya berbaring dan beristirahat. Banyak jenis tempat tidur yang dijual dengan berbagai bentuk dan fungsi, kecil dan besar, dan seringkali orang tua bertanya-tanya bagaimanakah cara memilih tempat tidur yang tepat untuk bayi mereka.Pastikan bahwa tempat tidurnya cukup lebar dan tidak terlalu sempit sehingga bayi anda memiliki cukup ruang untuk bergerak.


Semakin lebar tempat tidur semakin bagus sehingga bayi anda tidak stres. Tempat tidur yang lebar juga dapat dipakai sebagai ruang bermain yang aman untuk bayi anda sehingga anda tak perlu was-was akan keamanannya dan tak harus memindahkannya kesana kemari untuk mencari tempat yang lebih luas. Jangan terlalu banyak meletakkan barang di dalam tempat tidurnya karena dapat mengganggu ruang geraknya.

Pilihlah kasur yang tidak terlalu tipis namun juga tidak terlalu tebal dan cukup nyaman sebagai alas tidurnya. Lebih baik memilih tempat tidur yang dilengkapi dengan kelambu sehingga anda tak perlu lagi harus menggunakan obat nyamuk berbahaya untuk melindungi si kecil dari gigitan nyamuk.

Pastikan juga anda menggunakan selimut dan sprei dari bahan katun karena selain dapat menyerap keringat, bahan tersebut juga nyaman untuk bayi anda. Pilihlah bantal mungil yang tipis dan tidak terlalu tebal. Bila bayi anda tidur, singkirkan semua boneka yang ada di dalam box bayi karena debu yang menempel pada boneka dapat menyebabkan bayi anda sakit.

Pilihlah tempat tidur yang dapat digerakkan atau diayunkan karena bayi menyukai gerakan searah. Saat ini juga dijual tempat tidur yang memiliki vibrator yang dapat menyenangkan bayi anda. Bayi menyukai gerakan yang searah dan tempat tidur yang dapat diayun dapat menenangkan bayi. Bila anda baru akan membeli tempat tidur bayi, cobalah untuk membeli tempat tidur yang dapat diayun-ayun.

Tapi bila anda sudah memiliki tempat tidur bayi bekas anak pertama atau bekas kolega anda, anda juga dapat menidurkan bayi di ayunan bayi yang dapat anda buat sendiri dari kain. Bayi yang diayun-ayun dengan gerakan yang pelan dan terarah dapat tertidur dengan cepat.

Bagi masyarakat Indonesia, biasanya bayi tidur sekamar atau bahkan seranjang dengan orang tuanya. Terkadang para orang tua merasa tidak tega harus meninggalkan bayinya yang masih kecil di kamar lain.

Hal ini berbeda dengan masyarakat barat yang memisahkan bayinya untuk tidur di kamar bayi itu sendiri sejak mereka masih berumur hari. Biasanya mereka memasang semacam walkie-talkie yang dibiarkan menyala sepanjang malam sehingga bila bayi mereka menangis orang tua dapat mendengarnya.

Hal ini dimaksudkan untuk melatih kemandirian bayi mereka sejak kecil dan juga memberikan privasi kepada kedua orang tua. Namun hal ini tergantung pilihan anda, jika anda tidak tega untuk tidur terpisah dengan buah hati anda, jangan menidurkan bayi anda di ruangan terpisah. Namun perlu diingat bahwa anda dan pasangan anda pun berhak atas privasi dan pada umur tertentu, anda harus tidur terpisah dengan anak anda.

Selain meningkatkan kemandirian, hal ini juga menghindarkan anak anda terbangun dan memergoki anda sedang berhubungan badan dengan pasangan anda. Hal ini akan sangat tidak baik untuk perkembangan psikologisnya.

Sumber : http://www.spesialis.info

Tips-tips perawatan bayi

Bayi adalah mahluk yang lemah dan sensitif yang memerlukan perawatan khusus secara menyeluruh. Merawat bayi tak cukup hanya dengan perawatan rutin dan reguler, tapi juga harus penuh kasih sayang karena akan memberikan rasa nyaman dan aman kepada bayi.

Saat ini banyak sekali ibu-ibu yang tak lagi bisa merawat bayinya sendiri karena dituntut oleh pekerjaannya sehingga mereka harus menyewa baby sitter. Pilihlah baby sitter yang lemah lembut dan penyabar namun tangkas merawat bayi anda. Bila mungkin carilah baby sitter atas rekomendasi kolega yang anda kenal, karena saat ini banyak sekali sindikat penjualan bayi atau penculikan bayi.
Selain itu, dengan memilih baby sitter yang terpercaya, anda tak perlu lagi selalu was-was jika harus meninggalkan si kecil untuk bekerja.Yang penting dalam merawat bayi, adalah memperhatikan bayi baik makanan, minuman, kebersihan dirinya dan pakaian serta memperhatikan segi psikologis dan emosional bayi. Walaupun belum bisa bicara, namun bayi juga dapat merasakan stres yang menyebabkan bayi selalu rewel.

Buaian dan belaian kasih sayang anda adalah hal yang penting yang dapat menenangkan bayi. Bila bayi telah cukup umur, sesekali ajaklah bayi berjalan-jalan di tempat yang ramai untuk memperkenalkannya kepada dunia luar. Jangan hanya mengurung bayi di dalam rumah terus menerus karena dapat menyebabkan bayi takut untuk berinteraksi dengan orang lain. Kenalkan pula kepada tetangga atau kolega anda, sekaligus anda juga bisa memamerkan buah hati anda yang lucu.

Memfasilitasi bayi dengan mainan yang cukup juga dapat mengurangi tingkat stresnya. Berikan ruang bermain yang cukup baik di dalam tempat tidurnya atau di kamar tidur. Bila mungkin sediakan ruang bermain yang cukup luas tanpa ada benda-benda tajam di dalamnya.

Berikan batas untuk menghindarkan bayi anda terjatuh. Untuk sementara jauhkan berbagai macam koleksi barang pecah belah anda, atau bila mungkin jauhkan ruang bermain bayi dari tempat anda menyimpan koleksi pecah belah anda.

Selain itu, perhatikan pula kebersihan baik kebersihan bayi dan pakaian juga lingkungan tempat tinggal anda. Jauhkan bayi anda dari binatang-bintang peliharaan untuk menghindarkan dari penyakit takso yang menular karena virus dari binatang peliharaan. Bila bayi anda punya kakak yang umurnya tak berbeda jauh dari bayi, minta kakak si bayi turut menjaga adiknya. Hubungan kakak-adik yang harmonis yang dibina sejak kecil dapat terbawa hingga dewasa nanti dan mereka akan menjadi saudara yang akur.

Bayi yang sehat akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan itu semua tergantung dari cara anda merawat dan memperhatikan perkembangan buah hati anda. Pantaulah perkembangan anak anda dari semua segi baik fisik dan emosional serta perkembangan otaknya. Pahami bayi anda sebagai seorang individu dan jangan biarkan dia mengalami stres.

Anda boleh memanjakan bayi anda tapi anda juga harus memberikan batasan-batasan tegas dan memberikan larangan bila bayi anda melakukan sesuatu yang membahayakan dirinya. Perbanyak juga informasi mengenai bayi yang bisa anda dapatkan dari berbagai sumber.

Sumber : http://www.spesialis.info

Bagaimana Cara Memberi Makanan Pada Bayi?

Satu hal penting yang harus diperhatikan adalah pemberian makanan yang tepat untuk usia tertentu. Akan sangat tidak mungkin memberikan makanan padat kepada bayi yang baru lahir. Pemberian makanan pada bayi disesuaikan dengan perkembangan organ-organ pencernaannya dan semakin bayi bertambah usia, pemberian makanan harus ditingkatkan intensitas dan variasinya. Supply makanan sangat berpengaruh dalam perkembangan motorik, fisik dan otak bayi, di samping faktor x pada saat kehamilan, oleh karena itu asupan gizi bayi haruslah sangat diperhatikan.

Untuk bayi yang baru lahir, pemberian Asi sangatlah penting. Asi harus diberikan dari sejak bayi lahir hingga usia tertentu, paling tidak usia 6 bulan yang dinamakan Asi eksklusif. Asi juga dapat diberikan hingga sang bayi mencapai usia 2 tahun. Asi sangat baik bagi bayi karena mengandung zat-zat yang sangat penting yang dapat membentuk daya tahan tubuh.

Biasanya, banyak ibu baru yang membuang Asi pertama mereka, padahal justru Asi pertama yang berwarna beninglah yang paling penting untuk bayi karena mengandung zat anti bodi yang akan sangat berguna untuk pelindung tubuh si bayi dari penyakit. Setelah 6 bulan penggantian Asi dapat dibarengi dengan penggunaan susu bubuk. Setelah umur 3 bulan, bayi dapat diperkenalkan dengan makanan yang halus. Yang paling baik adalah pemberian buah-buahan yang tidak banyak mengandung serat dan dihaluskan seperti pisang, alpukat dan pepaya.

Untuk pisang dan alpukat dapat dikerik dan disuapkan sedikit-sedikit kepada bayi, sedangkan pepaya dapat dihancurkan sampai halus. Pemberian buah sangat baik karena buah mengandung banyak nutrisi, gizi dan vitamin untuk bayi. Ibu juga dapat memberikan makanan instan yang banyak dijual bebas oleh para produsen makanan bayi, namun alangkah lebih baik jika memberikan sesuatu yang lebih alami untuk makanan pertama bayi.

Di saat bayi berumur 6 bulan, bayi dapat memakan makanan yang lebih padat. Pemberian makanan yang padat harus dilakukan perlahan-lahan supaya organ pencernaan bayi terbiasa terhadap perubahan makanannya. Ibu dapat memberikan bubur bayi atau nasi tim serta makanan kaleng lainnya supaya tidak terlalu repot. Di usia 9 bulan, pencernaan bayi sudah mulai kuat dan bayi siap memakan makanan yang lebih kasar. Pemberian makanan yang lebih kasar dapat membantu kelancaran pencernaan bayi selain memberi gizi yang lebih banyak kepada bayi.

Di usia ini, bayi juga siap memakan sayuran yang lebih dulu direbus hingga lunak. Variasikan menu makanan bayi anda sehingga bayi tidak bosan dan tidak menolak jika disuapi. Anda juga dapat memperkenalkan aneka rasa kaldu baik ayam ataupun sapi untuk variasi makanan, tapi janganlah terlebih dahulu memberikannya karena si bayi belum siap untuk mencerna daging. Usia 1 tahun adalah usia dimana bayi siap memakan makanan yang dikonsumsi orang dewasa. Nasi yang lembek dengan banyak kuah adalah pilihan yang tepat untuk menu makan bayi.

Di usia ini pula bayi dapat memakan daging namun harus dipastikan bahwa daging-dagingan tersebut harus benar-benar lunak. Memperbanyak variasi makanan berarti memperbanyak asupan gizi yang sangat bagus untuk pertumbuhan bayi. Coba juga untuk banyak memberikan makanan laut untuk pertumbuhan tulang-tulang bayi. Di atas usia 1 tahun hingga bayi berumur 2 tahun, bayi siap memakan nasi padat dan berbagai makanan orang dewasa. Di usia ini pula anda dapat dengan leluasa memperkenalkan aneka makanan lezat kepada si buah hati.

Namun tetaplah memberikan makanan yang sehat dan bergizi, dan jangan memperbanyak junk food atau jajanan, karena selain tidak sehat, makanan-makanan tersebut juga dapat menyebabkan kegemukan, karang gigi, dan menyebabkan anak anda tak lagi mau menyantap makanan sehat.

Jangan lupakan pula pemberian vitamin dan zat-zat yang berguna lainnya untuk pertumbuhan anak yang sempurna. Pemberian zat penambah nafsu makan juga dianjurkan namun berikan jika anak anda benar-benar tak mau makan. Pemberian makanan juga dapat diimbangi dengan susu dan pastikan bahwa antara makanan dan susu yang dikonsumsi anak anda seimbang.

Sumber : http://www.spesialis.info

Minuman Bayi

Tak kalah pentingnya, minuman untuk bayi juga harus diperhatikan. Selain untuk penambah cairan tubuh bayi dan menghindarkan dehidrasi, pada bayi minuman juga sebagai sumber nutrisi. Bayi dapat diberi minuman berupa susu, sari buah dan juga air. Pemberian minuman untuk bayi berbeda-beda tergantung dari usia bayi tersebut.Susu adalah sumber nutrisi penting yang diberikan sejak bayi baru dilahirkan. Susu yang pertama diberikan kepada bayi adalah Asi dan selanjutnya dapat diselingi dengan susu kaleng.

Bagi bayi berumur 0-3 bulan, susu adalah makanan utamanya, dan semakin bertambah usia bayi, selanjutnya susu merupakan komplimen makanan. Susu mengandung berbagai macam nutrisi yang baik untuk perkembangan otak, tubuh, sistem kekebalan tubuh dan juga tulang.

Bahan-bahan yang terkandung dalam susu membuat bayi dapat berkembang dengan lebih cepat. Saat ini terdapat banyak sekali kemasan susu di pasaran dengan harga dan komposisi yang bervariasi, dan produsen telah melengkapi susu dengan nutrisi yang sangat lengkap, seperti protein, karbohidrat, laktosa, vitamin, mineral, kalsium dan lain sebagainya.

Semakin mahal harga susu, semakin banyak nutrisi penting yang terkandung di dalamnya yang penting untuk perkembangan tubuh. Produsen susu menambah berbagai nutrisi ke dalam produk susu yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi, juga terhadap performa fisik dan daya ingat. Hindari penambahan gula kedalam susu karena beberapa produsen susu telah menambahkan gula ke dalam produknya.

Selain susu, buah-buahan juga memiliki berbagai nutrisi yang penting dan alami. Berbagai vitamin dapat anda temukan seperti vitamin C yang bagus untuk daya tahan tubuh bayi, vitamin A untuk mata, D untuk kesehatan tulang dan sebagainya.

Anda dapat memberikan jus, atau sari buah kepada bayi anda dan jangan lagi ditambahkan gula. Namun harus diingat bahwa pemberian sari buah disesuaikan dengan umur bayi. Alangkah baiknya jika anda mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter anak sebelum memberikan buah hati anda sari-sari alami dari buah-buahan.

Yang paling penting dan tidak boleh dilupakan adalah pemberian air untuk bayi anda. Walaupun susu dan sari buah telah mengandung air, tapi air putih tetaplah yang terbaik untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna yang tidak terserap oleh tubuh bayi dan dibuang melalui kencing serta keringat.

Pastikan bahwa yang diminum adalah air yang tidak panas dan tidak dingin, sehingga tidak mempengaruhi sistem pencernaannya. Apabila bayi sudah cukup umur anda juga dapat memperkenalkannya dengan jenis minuman lain tapi tetap hindarilah memberikan minuman bersoda karena selain dapat menyebabkan gigi bayi rusak, juga dapat menyebabkan anak anda ketagihan.

Sumber : http://www.spesialis.info

Bagaimana Bahasa Isyarat Bayi?

Penelitian telah menunjukan bahwa perkembangan otak bayi lebih cepat daripada pembendaharaan kata mereka. Bayi mengetahui apa yang mereka inginkan dan kapan mereka menginginkannya, sebelum mereka mampu untuk memintanya.

Bukankah ini akan mengembirakan jika bayi anda membiarkan anda mengetahui kapan mereka lapar, haus, lelah atau kedinginan. Hal ini mungkin saja apabila anda dan bayi anda mempelajari beberapa tanda sederhana menggunakan e-book unik tanda isyarat bayi dari kami 50 tanda isyarat pertama bayi.

Ada banyak keuntungan menggunakan bahasa tanda isyarat dengan bayi anda. Banyak penelitian terhadap bayi belakangan ini telah menghasilkan tanda isyarat dan beberapa manfaat seperti di bawah ini :

Manfaat bahasa tanda isyarat bayi :

    * Tanda isyarat menurunkan stress untuk anda dan bayi anda.
    * Bayi anda akan jarang menangis dan ngambek sebagai hasil dari berkurangnya stress.
    * Tanda isyarat tidak akan menghambat pengucapan dan perkembangan bahasa. Ini akan meningkatkan dan memacunya.
    * Tanda isyarat dapat membantu anda sebagai orang tua ; mengetahui apa yang bayi anda sukai dan tidak disukai, memberi tahu anda kapan bayi anda lelah, memberi tahu anda kapan bayi anda lapar atau haus, membantu anda mengidentifikasi jika bayi anda terluka atau sakit, membiarkan bayi anda berkomunikasi menggunakan tanda isyarat sederhana (minum, lagi, makan, dapat dan lagi).
    * Anda akan menghabiskan sedikit waktu bermain “the guessing game” mencoba menebak apa yang sebenarnya bayi anda inginkan.
    * Bayi anda atau anak akan senang jika mereka mampu berkomunikasi dengan pikiran dan keinginan mereka.
    * Bayi anda akan menambah tingkat kepercayaan diri dan rasa penghargaan diri menjadi lebih tinggi.

Banyak orang berpikir bahwa bayi yang diajarkan bahasa tanda isyarat akan lebih lambat untuk belajar berbicara. Walaupun ini sebenarnya bukan masalahnya. Yang benar adalah kebalikannya. Penelitian telah menunjukan bahwa bayi yang diajarkan tanda isyarat akan lebih termotivasi dan ingin berbicara lebih cepat daripada seorang bayi atau anak yang tidak pernah berkomunikasi sebelumnya.

Sumber : http://www.spesialis.info

Apa Saja Kegemaran Bayi?

Seperti yang kita tahu, bayi juga memiliki kegemaran tertentu, seperti menghisap jempol, menggigit dan memakan mainannya. Kadangkala hal ini disebabkan karena giginya akan tumbuh atau karena rangsangan lainnya dari dalam tubuh bayi.

Ibu harus mengawasi bayi mereka supaya tidak melakukan kegemaran bayi tersebut. Selain karena tidak higienis, hal tersebut dapat mempengaruhi struktur gigi dan jempol bayi. Jempol bayi akan muncul seperti kutil dan juga struktur gigi tidak akan rapi. Walaupun tidak mungkin bagi ibu untuk selalu mengawasi bayinya, hal tersebut dapat diakali.

Ibu dapat memberi bayi kue padat yang memang dirancang sebagai mainan sekaligus makanan bayi. Bentuknya mudah dipegang dan teksturnya padat namun dapat hancur bila terkena air liur bayi. Kue padat tersebut memiliki bermacam-macam rasa yang pasti akan disukai bayi. Pemberian kue padat ini dapat mengatasi masalah yang dihadapi. Bayi dapat terus menggigitnya dan kue tersebut dapat merangsang pertumbuhan gigi bayi sekaligus higienis dan menyehatkan.

Ibu juga dapat memberikan dot tanpa tabung untuk dihisap bayi supaya bayi tidak menghisap jempolnya sendiri. Namun pemberian dot ini juga tidak boleh terlalu lama dan ibu harus sering-sering mengganti dot tersebut dan jangan tunggu hingga rusak. Hal ini untuk menjaga kehigienisan dot dan menghindari masuknya kuman-kuman berbahaya ke tubuh bayi.

Bayi juga gemar menggerak-gerakkan anggota tubuhnya terutama jika dia melihat hal-hal yang membuatnya gembira seperti mainan atau jika digoda. Bayi yang aktif menandakan bahwa perkembangan motorik serta otaknya sangat bagus. Dukung perkembangan bayi anda dengan memberi mainan yang tepat, dan jangan lupa untuk tetap memperhatikan asupan gizi dan kebersihan tubuhnya.

Sumber : http://www.spesialis.info

Megapa Cedera Lahir?

DEFINISI
Jalan lahir dibentuk oleh tulang panggul ibu. Dalam keadaan normal, bayi memiliki ruang yang cukup untuk dilaluinya di sepanjang jalan lahir. Tetapi jika jalan lahir sempit atau janinnya besar (seperti pada ibu penderita diabetes), maka bisa terjadi kesulitan dalam melewati jalan lahir atau bisa terjadi cedera. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bayi terlalu besar untuk dapat melewati jalan lahir, maka dilakukan operasi sesar untuk mengurangi kemungkinan terjadinya cedera pada bayi.

Selama proses persalinan berlangsung, hampir setiap bagian dari bayi bisa mengalami cedera. Kebanyakan bersifat ringan dan segera membaik. Yang paling sering terjadi adalah memar. Tulang tengkorak bayi tidak saling berhubungan, sehingga ketika melewati jalan lahir, kepala bayi bisa disesuaikan dengan jalan lahir. Hal ini adalah normal dan dalam beberapa hari, bentuk kepala akan kembali normal. Cedera kepala yang serius dan cedera otak yang hebat, saat ini jarang terjadi.

Pada persalinan yang sulit, bisa terjadi peregangan saraf, terutama saraf yang menuju ke lengan sehingga terjadi kelumpuhan sementara ataupun menetap pada lengan (kelumpuhan Erb). Kadang terjadi patah tulang selangka dan biasanya segera membaik tanpa meninggalkan gejala sisa.

Sumber : http://www.spesialis.info

Apa Saja Masalah Pada Janin Dan Bayi Baru Lahir?

Jika persalinan tidak berjalan dengan normal, janin atau bayi yang baru lahir akan mengalami masalah.
Janin dalam bahaya (fetal distress): fetal disstress adalah komplikasi yang jarang terjadi pada persalinan. Biasanya terjadi ketika janin tidak mendapatkan cukup oksigen. Indikator yang lebih sensitiv pada fetal disstress adalah kelainan pola detak jantung pada janin. Melalui persalinan, detak jantung janin dipantau dengan stetoskop janin-setiap 15 menit selama awal persalinan dan setelah setiap kontraksi selama akhir persalinan. Atau detak jantung janin dipantau secara terus menerus dengan alat pantau detak jantung elektronik. Jika kelainan signifikan pada detak jantung diketahui, hal tersebut biasanya bisa diperbaiki dengan beberapa cara seperti memberikan oksigen kepada ibunya, meningkatkan jumlah cairan yang diberikan secara infus pada ibunya, dan mengembalikan ibunya ke posisi sebelah kirinya. Jika cara ini tidak efektif, bayi tersebut dilahirkan secepatnya dengan forceps, vacuum extractor, atau operasi sessar.

Jika cairan ketuban berwarna hijau setelah selaput runtuh, janin tersebut kemungkinan dalam bahaya (namun biasanya tidak). Pelunturan ini disebabkan kotoran pertama bayi (fetal meconium). Gagal janin kemungkinan berhubungan dengan postmaturity (ketika plasenta rusak pada kehamilan postterm) atau dengan komplikasi pada kehamilan atau persalinan yang mempengaruhi ibunya dan oleh karena itu mempengaruhi bayi juga.

Gangguan pernafasan : jarang terjadi, seorang bayi tidak mulai bernafas ketika lahir, meskipun tidak terdapat masalah sebelum melahirkan. Sehingga bayi tersebut membutuhkan tindakan penyadaran. Seorang ahli dalam menyadarkan bayi dihadirkan sewaktu melahirkan untuk alasan ini.

Posisi dan cara lahir tidak normal bayi : posisi merujuk pada apakah bayi menghadap ke belakang (ke arah punggung wanita, atau telungkup) atau maju (menghadap ke atas). Cara lahir merujuk pada bagian tubuh bayi yang membuat jalan keluar melalui jalan lahir. Kombinasi yang sering terjadi dan teraman adalah kepala terlebih dahulu (disebut vertex atau cara lahir cephalic) dan menghadap ke bawah, dengan wajah dan badan menyudut ke arah kanan atau kiri dan dengan leher bengkok ke depan, dagu masuk, dan lengan dilipat melintasi dada. Jika janin berada pada posisi atau cara keluar yang berbeda, persalinan kemungkinan lebih sulit dan melahirkan secara normal tidak mungkin terjadi.

Ketika janin menghadap ke atas (posisi tidak normal), leher seringkali menegang daripada bengkok, dan kepala membutuhkan lebih banyak ruang untuk melalui jalan lahir. Melahirkan dengan forceps, vacuum extractor, atau operasi sessar kemungkinan diperlukan.

Terdapat beberapa cara keluar tidak normal. Cara keluar face, leher melengkung ke belakang sehingga wajah keluar terlebih dahulu, pada cara keluar brow, leher agak melengkung sehingga alis keluar pertama kali. Biasanya, janin tidak tetap pada cara keluar ini, mereka bisa berubah dengan sendirinya.

Cara keluar breech, dimana pantat keluar terlebih dahulu, terjadi dalam 2 sampai 3% pada melahirkan matang. Ketika melahirkan melalui vagina, bayi yang pantatnya keluar terlebih dahulu lebih mungkin terluka dibandingkan mereka yang kepalanya keluar terlebih dahulu. Beberapa luka bisa terjadi sebelum, selama, atau setelah lahir dan termasuk kematian. Komplikasi sedikit mungkin ketika cara keluar breech terdeteksi sebelum persalinan atau melahirkan.

Kadangkala dokter bisa memutar janin ke cara keluar kepala terlebih dahulu dengan menekan perut wanita tersebut sebelum persalinan dimulai, biasanya pada 37 atau 38 minggu kehamilan. Meskipun begitu, jika persalinan dimulai dan janin pada cara keluar breech, masalah bisa terjadi. Jalan keluar dibuat oleh pantat di jalan lahir bisa tidak cukup lebar untuk kepala (yang melebar) untuk keluar. Sebagai tambahan, ketika kepala mengikuti pantat, hal ini tidak dapat dibentuk untuk menyesuaikan jalan lahir, seperti normalnya.

Oleh karena itu, tubuh bayi tersebut kemungkinan dilahirkan dan kepala bisa dipegang disamping wanita tersebut. akibatnya, tulang belakang atau syaraf lainnya kemungkinan meregang, menyebabkan kerusakan syaraf. Ketika pusar bayi pertama kali terlihat di luar wanita tersebut, tali pusar tertekan antara kepala bayi dan jalan lahir, sehingga sangat sedikit oksigen yang diperoleh bayi. Kerusakan otak membuat kekurangan oksigen adalah lebih sering terjadi pada bayi dengan cara keluar pantat terlebih dahulu dibandingkan mereka yang kepalanya keluar terlebih dahulu. Pada kelahiran pertama, masalah ini bertambah buruk karena jaringan wanita tidak meregang karena melahirkan sebelumnya. Karena bayi bisa saja terluka atau meninggal, melahirkan dengan operasi sessar dianjurkan ketika janin dalam kondisi cara keluar breech.

Kadang kala, janin berbaring horizontal melintangi jalan lahir dengan bahu terlebih dahulu keluar. Operasi sessar dilakukan, setidaknya janin kedua atau kembar. Dalam beberapa kasus, janin bisa diputar untuk dilahirkan secara normal.

Kelahiran ganda : jumlah kembar, kembar tiga, dan kelahiran ganda lainnya telah meningkat selama dua dekade terakhir. Selama kehamilan, jumlah janin bisa dipastikan dengan ultrasonografi.

Membawa lebih dari satu janin terlampau meregangkan rahim, dan rahim yang terlampau meregang cenderung mulai kontraksi sebelum kehamilan mencapai jangka waktu penuh. Akibatnya, bayi biasanya dilahirkan secara prematur dan kecil. Pada kasus yang sama, rahim yang terlampau meregang tidak dapat berkontraksi dengan baik setelah melahirkan, menyebabkan pendarahan pada wanita setelah melahirkan. Karena janin bisa jadi dalam berbagai posisi dan cara keluarnya, melahirkan secara normal bisa jadi rumit. Juga, kontraksi pada rahim setelah melahirkan pada bayi pertama bisa memotong plasenta pada sisa bayi. Akibatnya, bayi tersebut yang keluar setelah bayi pertama lebih mengalami masalah selama melahirkan dan setelahnya.

Untuk alasan ini, dokter bisa memutuskan selanjutnya bagaimana untuk melahirkan bayi kembar : secara normal atau dengan operasi sessar. Kadang kala, bayi kembar yang pertama dilahirkan secara normal, tetapi operasi sessar lebih aman untuk bayi kembar kedua. Untuk kembar tiga atau kelahiran ganda lainnya, dokter biasanya melakukan operasi sessar.

Shoulder dystocia : shoulder dystocia terjadi ketika salah satu bahu janin pada posisi berlawanan dengan tulang pubis wanita tersebut, dan bayi tersebut oleh karenanya tertahan di jalan lahir. Kepala keluar, tetapi tertarik kembali dengan kuat berlawanan dengan pembukaan vagina. Bayi tidak bisa bernafas karena dada tertekan oleh jalan lahir. Akibatnya, kadar oksigen pada darah bayi menurun. Komplikasi ini lebih sering terjadi pada janin yang lebih besar, terutama sekali ketika persalinan sudah sulit atau ketika forceps atau sebuah vacuum extractor telah digunakan karena kepala janin tersebut tidak sepenuhnya turun di panggul.

Ketika komplikasi terjadi, dokter segera mencoba berbagai cara untuk membebaskan bahu sehingga bayi tersebut bisa dilahirkan dengan normal. Pada keadaan ekstrem, jika cara ini tidak berhasil, bayi tersebut bisa didorong kembali ke dalam vagina dan dilahirkan dengan operasi sessar.

Prolapsed umbilical cord : tali pusat mendahului bayi melalui vagina (prolapses) pada sekitar 1 dari 1000 kelahiran. Ketika prolapses umbilical cord terjadi, bisa mengerut sehingga suplai darah janin terpotong. Komplikasi ini kemungkinan nyata (overt) atau tidak (occult).

Prolapse nyata ketika selaput telah runtuh dan tali pusat menonjol ke dalam atau keluar vagina sebelum bayi muncul. Prolapse nyata biasanya terjadi ketika seorang bayi muncul dengan pantat terlebih dahulu (cara keluar breech). Tetapi hal ini bisa terjadi ketika bayi tersebut muncul dengan kepala terlebih dahulu, terutama sekali jika selaput runtuh secara prematur atau janin tersebut tidak turun ke dalam panggul wanita tersebut.

Jika janin tersebut tidak turun, aliran cairan sewaktu selaput runtuh bisa membawa tali pusat tersebut keluar di depan bayi. Jika tali turun, segera akan melahirkan, hampir selalu dengan operasi sessar, diperlukan untuk mencegah suplai darah ke janin terpotong. Hingga operasi dimulai, seorang perawat atau dokter menahan tubuh janin tersebut pada tali pusat sehingga suplai darah tersebut melalui tali yang turun tidak terpotong.

Pada prolapse occult, selaput tetap utuh dan tali berada di depan janin atau terperangkap di depan bahu janin. Biasanya, prolapse occult bisa diidentifikasikan dengan pola tidak normal pada detak jantung bayi. Perubahan posisi wanita tersebut atau menaikkan kepala bayi bisa meringankan tekanan pada tali pusat biasanya memperbaiki masalah. Kadang kala, operasi sessar diperlukan.

Nuchal Cord: tali pusat membungkus sekitar leher janin pada sekitar seperempat kelahiran. Biasanya, bayi tidak dalam bahaya. Sebelum lahir, Nuchal Cord: kadang kala bisa dideteksi dengan ultrasonografi, tetapi tidak diperlukan tindakan. Dokter secara rutrin memeriksa hal itu sampai mereka melahirkan bayinya. Jika mereka merasa hal tersebut, mereka bisa memasukkan tali pusat melewati kepala bayi.
Sumber : http://www.spesialis.info

Bagaimana Cara Merawat Bayi Baru Lahir Dan Bayi Normal?



PERAWATAN AWAL

Peralihan yang berhasil dari janin yang terendam dalam cairan ketuban dan sepenuhnya bergantung pada plasenta (ari-ari) untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan oksigennya, menjadi bayi yang menangis keras dan bernafas menghirup udara, merupakan suatu keajaiban. Bayi baru lahir yang sehat memerlukan perawatan yang baik agar dapat tumbuh secara normal dan sehat.

Segera setelah lahir, dokter atau perawat dengan lembut akan membersihkan lendir dan benda-benda lain dari mulut, hidung dan tenggorokan bayi dengan alat penghisap. Bayi akan segera bernafas sendiri. Tali pusat dijepit pada dua tempat dan dipotong diantaranya. Bayi kemudian dikeringkan dan dibaringkan diatas selimut hangat yang steril atau di atas perut ibunya.

Bayi kemudian ditimbang dan diukur panjangnya. Dokter akan memeriksa adanya kelainan yang jelas terlihat, sedangkan pemeriksaan fisik secara lengkap akan dilakukan kemudian.

Kondisi bayi secara keseluruhan dinilai pada menit pertama dan 5 menit setelah kelahiran dengan menggunakan skor Apgar.
Skor Apgar adalah penilaian bayi baru lahir yang didasarkan pada:
- Warna kulit bayi (merah muda atau biru)
- Denyut jantung
- Pernafasan
- Respon bayi
- Ketegangan otot (lemah atau aktif).

Menjaga kehangatan bayi baru lahir adalah suatu hal yang sangat penting.
Sesegera mungkin bayi diberi baju dari bahan yang nyaman, dibedong dan kepalanya ditutup untuk mengurangi kehilangan panas tubuh. Diberikan tetes mata perak nitrat atau antibiotik untuk perlindungan terhadap infeksi akibat kontak dengan organisme berbahaya selama persalinan.

Setelah dipindahkan ke ruang perawatan, bayi ditempatkan dalam tempat tidur bayi yang kecil dalam posisi miring dan menjaganya tetap hangat. Menidurkan bayi dalam posisi miring akan mencegah penyumbatan saluran pernafasan oleh cairan atau lendir yang bisa menghalangi pernafasan.

Karena semua bayi baru lahir memiliki sedikit jumlah vitamin K, dokter atau perawat memberikan suntikan vitamin K untuk mencegah perdarahan (penyakit perdarahan pada bayi baru lahir). Larutan antiseptik dioleskan pada tali pusat yang baru dipotong untuk mencegah infeksi.

Sekitar 6 jam atau lebih setelah lahir, bayi dimandikan. Perawat mencoba untuk tidak membersihkan bahan putih berminyak (verniks kaseosa) yang menutupi hampir seluruh kulit bayi baru lahir, karena bahan ini membantu melindungi terhadap infeksi.

Penyebab bayi baru lahir lebih besar atau lebih kecil dari normal

   1. Lebih besar dari normal
      - Ibu menderita diabetes
      - Ibu dengan kelebihan berat badan
      - Bayi dengan kelainan jantung
      - Keturunan
   2. Lebih kecil dari normal
      - Ibu memakai obat atau alkohol selama kehamilan
      - Ibu merokok selama kehamilan
      - Ibu dengan konsumsi gizi yang buruk selama kehamilan
      - Ibu yang tidak melakukan perawatan kehamilan dengan baik
      - Bayi yang terinfeksi dalam kandungan
      - Bayi dengan kelainan kromosom.


PEMERIKSAAN FISIK

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dalam 12 jam pertama setelah bayi lahir.

Pemeriksaan dimulai dengan serangkaian pengukuran seperti:
- Menimbang berat badan, rata-rata bayi baru lahir beratnya adalah 3,5 kg
- Mengukur panjang badan, rata-rata panjang bayi baru lahir adalah 50 cm
- Mengukur lingkar kepala.

Selanjutnya dokter akan menilai kulit, kepala dan wajah, jantung dan paru-paru, sistem saraf, perut dan alat kelamin bayi. Kulit biasanya kemerahan, walaupun jari-jari tangan dan jari-jari kaki nampak agak kebiruan karena sirkulasi darah yang kurang baik dalam jam-jam pertama kehidupan bayi baru lahir.

Persalinan normal dengan bagian kepala yang lebih dahulu keluar, akan mengakibatkan bentuk kepala bayi berubah dan hal ini menetap selama beberapa hari. Tulang-tulang yang membentuk tengkorak kepala saling bertumpuk untuk memudahkan lahirnya kepala melalui jalan lahir. Memar dan pembengkakan di kulit kepala adalah hal yang sering ditemui.

Pada persalinan sungsang dimana bokong lahir terlebih dahulu, biasanya tidak terjadi perubahan bentuk kepala bayi, sebagai gantinya anggota tubuh yang mengalami pembengkakan dan memar adalah bokong, alat kelamin dan kaki. Kadang-kadang bisa terjadi perdarahan dari tulang kepala dan lapisan penutupnya (periosteum), mengakibatkan timbulnya benjolan di kepala (sefal hematom) yang akan menghilang dalam beberapa minggu.

Penekanan selama proses persalinan normal bisa menimbulkan memar pada wajah. Tekanan ini juga bisa menyebabkan wajah terlihat tidak simetris. Asimetri pada wajah juga bisa terjadi karena kerusakan pada salah satu saraf wajah. Penyembuhan pada umumnya akan terjadi secara perlahan-lahan dalam beberapa minggu.

Pemeriksaan jantung dan paru-paru dilakukan dengan stetoskop untuk memeriksa adanya suatu kelainan. Kelainan pada salah satu dari organ ini juga bisa terlihat melalui warna kulit bayi dan keadaannya secara umum. Dilakukan pemeriksaan terhadap denyut nadi di lipat paha.

Dokter juga akan memeriksa adanya kelainan pada saraf-saraf dan menguji refleks bayi. Refleks penting pada bayi baru lahir adalah refleks Moro, refleks mencucur dan refleks menghisap:

    * Refleks Moro : bila bayi baru lahir dikejutkan, tangan dan kakinya akan terentang ke depan tubuhnya seperti mencari pegangan, dengan jari-jari terbuka.
    * Refleks Mencucur : bila salah satu sudut mulut bayi disentuh, bayi akan memalingkan kepalanya ke sisi tersebut.
      Refleks ini membantu bayi baru lahir untuk menemukan putting.
    * Refleks Menghisap : bila suatu benda diletakkan dalam mulut bayi, maka bayi akan segera menghisapnya.

Pemeriksaan daerah perut dilakukan dengan menilai bentuknya, dan memeriksa ukuran, bentuk dan posisi alat-alat dalam seperti ginjal, hati dan limpa. Pembesaran ginjal bisa menunjukkan adanya sumbatan pada aliran keluar dari air kemih.

Pemeriksaan lengan, tungkai dan pinggul dilakukan dengan menilai kelenturan dan kemampuan geraknya. Masalah yang sering dijumpai pada bayi baru lahir adalah dislokasi panggul. Keadaan ini bisa diatasi dengan memasang atau menyimpan dua atau tiga lapis popok pada bayi untuk menahan panggul pada posisi normalnya, sampai sembuh. Jika perlu, bisa dipasang bidai oleh seorang ahli tulang.

Pemeriksaan alat kelamin pada anak laki-laki salah satunya untuk memastikan bahwa kedua buah pelirnya lengkap dalam kantong buah zakar. Meskipun jarang dan tidak menimbulkan rasa nyeri pada bayi baru lahir, buah pelir bisa terpelintir (torsio testis), yang perlu diatasi dengan tindakan pembedahan darurat. Pada bayi perempuan, bibir vaginanya menonjol. Sisa hormon ibu yang didapat selama dalam kandungan akan menyebabkan bibir vagina ini membengkak selama beberapa minggu pertama.


BEBERAPA HARI PERTAMA

Segera setelah persalinan normal, ibu dibantu oleh petugas ruang persalinan untuk menggendong bayinya. Jika ibunya menginginkan, pemberian air susu ibu bisa dimulai pada saat ini. Sang ayah juga didorong untuk menggendong bayinya dan melewatkan saat-saat indah ini bersama.

Beberapa ahli percaya bahwa kontak fisik secara dini dengan bayi akan membantu terbentuknya ikatan yang kuat. Tetapi orang tua bisa membentuk ikatan yang kuat dengan bayinya meskipun pada jam-jam pertama mereka tidak bersama-sama.

Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran anaknya, orang tua belajar untuk memberi makan, memandikan dan memakaikan baju bayi dan akan segera terbiasa dengan kegiatan ini. Meskipun ibu dan bayi harus tinggal selama seminggu bahkan lebih di rumah sakit, dewasa ini masa perawatan di rumah sakit hanya berkisar antara 2-3 hari saja.

Penjepit plastik pada tali pusar bayi akan dilepas dalam waktu 24 jam. Setelah itu tali pusat yang tersisa harus selalu dibasahi dengan larutan alkohol, untuk mempercepat pengeringan dan mengurangi resiko terjadinya infeksi. Penyunatan (sirkumsisi), kalau diinginkan, biasanya dilakukan dalam hari-hari pertama. Tetapi prosedur ini harus ditunda jika penis abnormal, dimana kulit depannya mungkin memerlukan reparasi melalui bedah plastik.

Keputusan untuk melakukan sunat tergantung sepenuhnya pada keyakinan orang tua bayi. Secara medis tindakan ini dimaksudkan untuk menghilangkan kelebihan kulit yang bisa menghambat aliran urin. Alasan lain seperti mengurangi resiko kanker penis masih dalam perdebatan.

Sunat bisa beresiko bila dalam keluarga ada riwayat penyakit kelainan darah. Sunat juga harus ditunda bila selama hamil ibunya mengkonsumsi obat-obatan yang meningkatkan resiko perdarahan seperti antikoagulan atau aspirin. Dokter akan menunggu sampai semua jenis obat-obatan ini tidak terdapat lagi dalam sirkulasi bayi. Bayi juga mendapat vitamin K untuk menghalangi anti pembekuan ini.

Kebanyakan bayi baru lahir akan mengalami ruam kulit dalam minggu-minggu pertama. Ruam biasanya muncul di tempat kulit bergesekan dengan baju seperti lengan, tungkai dan punggung. Tetapi bisa juga muncul di wajah.

Ruam ini cenderung menghilang sendiri tanpa pengobatan. Penggunaan lotion atau bedak, sabun wangi, air panas untuk mandi dan celana plastik untuk bayi akan memperburuk keadaan ini, terutama pada cuaca panas. Pengeringan dan pengelupasan kulit sering terjadi setelah beberapa hari, terutama di lipatan pergelangan tangan dan pergelangan kaki.

Bayi baru lahir memiliki beberapa benjolan keras dibawah kulitnya (nekrosis lemak subkutaneus), dimana penekanan tulang merusak beberapa jaringan lemak. Pada persalinan dengan pertolongan forsep, benjolan tertentu sering ditemukan di kepala, pipi dan leher. Benjolan bisa pecah menembus permukaan kulit, mengeluarkan cairan kuning jernih, tetapi biasanya akan segera sembuh. Bayi yang sebetulnya normal akan tampak sedikit kuning pada hari kedua. Yang harus diperhatikan adalah bila kuning muncul sebelum bayi berusia 24 jam.

Air kemih pertama yang dikeluarkan bayi bersifat pekat dan mengandung zat kimia urat yang tampak sebagai pewarnaan merah muda pada popok. Dokter akan memeriksa penyebabnya, bila bayi belum berkemih dalam 24 jam. Penundaan berkemih lebih sering terjadi pada bayi laki-laki. Penundaan ini mungkin disebabkan karena kulit depan penisnya terlalu erat atau karena pembengkakan sementara dari penis setelah disunat.

Tinja yang pertama keluar disebut mekonium, konsistensinya lengket berwarna hitam kehijauan. Setiap bayi harus mengeluarkan mekonium dalam 24 jam setelah kelahiran. Kegagalan pengeluaran mekonium biasanya disebabkan mengerasnya mekonium dalam usus bayi, yang biasanya bisa dikeluarkan dengan satu atau dua enema secara lembut. Cacat bawaan bisa menyebabkan penyumbatan yang lebih serius. Bayi baru lahir akan kehilangan 5-10% dari berat badannya dalam beberapa hari pertama.
Berat ini akan segera kembali setelah bayi mulai menerima makanan dari luar.


PEMBERIAN MAKAN

Bayi normal memiliki refleks mencucur dan refleks menghisap yang aktif, dan dapat segera mulai makan setelah lahir. Jika bayi tidak disusui oleh ibunya di ruang persalinan, pemberian makanan biasanya dimulai dalam 4 jam setelah kelahiran. Meludah dan memuntahkan lendir adalah hal yang biasa terjadi pada hari pertama. Jika hal ini terjadi lebih lama lagi, dokter atau perawat bisa membuang sisa lendir dari lambung dengan memasukkan selang secara perlahan melalui hidung menuju ke lambung. Bayi baru lahir yang diberi susu botol bisa muntah karena alergi terhadap susu. Sebagai gantinya diberikan formula yang rendah alergi.

Bila bayi masih muntah, harus dicari penyebabnya. Muntah terus menerus pada bayi yang mendapat ASI bisa disebabkan oleh sumbatan pada saluran cerna yang menghalangi pengosongan lambung. Bayi tidak pernah alergi terhadap ASI. Bayi baru lahir akan berkemih sebanyak 6-8 kali sehari. Mereka juga buang air besar setiap hari, menangis keras, keadaan kulitnya bagus dan mempunyai refleks menghisap yang kuat. Semua ciri-ciri ini menandakan bahwa bayi mendapat cukup ASI atau susu formula.
Penambahan berat badan akan memperkuat hal tersebut.

Waktu tidur yang panjang diantara waktu makan menunjukkan bahwa bayi mendapat susu dalam jumlah yang cukup. Meskipun kadang-kadang bayi yang mendapat ASI bisa tidur lama padahal tidak mendapatkan susu yang cukup. Karena itu, bayi yang mendapat ASI, harus diperiksa secara dini dan secara rutin oleh dokter untuk memastikan bahwa pemberian makanannya mencukupi.


Pemberian Susu botol

Bayi yang disusui melalui botol sering diberikan air suling yang steril pada saat pemberian makanan pertama, untuk meyakinkan bahwa mereka bisa mengisap dan menelan dan bahwa refleks muntahnya berfungsi dengan baik. Air ini tidak membahayakan bayi yang memiliki masalah pemberian makanan. Jika bayi tidak meludahkan air ini, bisa diberikan formula pada pemberian makanan berikutnya.

Di rumah sakit, bayi-bayi biasanya diberi makan setiap 4 jam untuk alasan efisiensi. Susu formula yang mengandung kalori dan vitamin yang memadai bisa diberikan dalam botol steril. Ibu tidak boleh memaksa bayinya untuk cepat-cepat menghabiskan susunya. Biarkanlah bayi minum sebanyak yang dia mau. Pemberian makanan ini harus ditingkatkan secara bertahap selama minggu pertama kehidupan bayi.

Formula bayi yang diperjualbelikan lebih disukai dari pada susu sapi, yang tidak tepat untuk minggu pertama kehidupan bayi. Meskipun susu sapi memiliki komposisi gizi yang seimbang untuk bayi, tetapi kandungan zat besinya kurang. Padahal zat besi penting untuk pembentukan sel darah merah.

Multivitamin yang diteteskan, yang mengandung vitamin A, C dan D, harus diberikan setiap hari kepada bayi yang mendapat formula atau ASI selama tahun pertama dan pada musim dingin, dimana sinar matahari dan aktivasi vitamin D terbatas. Fluor bisa ditambahkan ke dalam formula, jika tidak tersedia air yang mengandung fluor.

Bayi yang diberi susu botol harus diberi air putih diantara pemberian susunya, terutama jika cuaca panas atau lingkungannya panas dan kering.
Kadang-kadang bayi yang tidak cukup diberi makan bisa memerlukan pemberian makanan tambahan melalui infus. Dokter kemudian akan mencoba mencari tahu apa penyebabnya.


Pemberian Air Susu Ibu

Air susu ibu adalah makanan yang paling ideal untuk bayi.
Kelebihan yang dimiliki ASI dibandingkan susu botol adalah:

    * ASI menyediakan zat-zat gizi yang diperlukan bayi dalam bentuk yang paling mudah dicerna dan paling mudah diserap
    * ASI mengandung antibodi dan sel-sel darah putih yang melindungi bayi terhadap infeksi
    * ASI bisa merubah keasaman tinja dan flora usus sehingga melindungi bayi terhadap diare karena bakteri.

Karena sifat perlindungan tersebut, bayi yang diberi ASI pada umumnya lebih jarang terkena infeksi dibandingkan bayi yang diberi susu botol. Keuntungan bagi ibu adalah ikatan batin dengan bayi lebih kuat dan ibu merasa dekat dengan bayinya.

Cairan encer kekuningan, yang disebut kolostrum, mengalir dari puting ibu sebelum ASI diproduksi. Kolostrum kaya akan kalori, protein dan antibodi. Antibodi dalam kolostrum akan sangat berharga bila diserap langsung ke dalam tubuh dari lambung. Dengan jalan ini, bayi terlindungi dari penyakit yang antibodinya telah dibentuk oleh ibu.

Puting ibu tidak memerlukan persiapan khusus sebelum digunakan untuk menyusui. Mengeluarkan cairan secara manual sebelum persalinan bahkan pada awal persalinan, bisa menyebabkan infeksi payudara (mastitis). Secara alami, dihasilkan pelumas untuk melindungi permukaan areola dan puting yang dipersiapkan untuk diisap. Pelumas ini tidak boleh dibersihkan/diseka.

Ibu mengambil posisi yang nyaman dan santai, mungkin berbaring hampir mendatar dan berganti posisi untuk payudara kiri dan kanan. Bayi menghadap ke ibu. Ibu memegang payudaranya, dengan ibu jari dan telunjuk di puncak payudara dan jari lainnya di bawah payudara, dan menyentuhkan putingnya ke bibir bawah bayi. Ini akan merangsang bayi untuk membuka mulutnya (refleks mencucur) dan melahap payudara ibu. Ibu mendorong puting dan areola payudara ke dalam mulut bayi, memastikan bahwa puting berada di tengah-tengah untuk mencegah terjadinya luka pada puting payudara. Sebelum menjauhkan bayi dari puting payudara, ibu menghentikan kegiatan menyusui ini dengan memasukkan jarinya ke dalam mulut bayi dan dengan lembut menekan dagu bayi ke bawah.

Pada awalnya, bayi menyusu hanya beberapa menit setiap kalinya. Refleks umpan balik (refleks let-down) dalam tubuh ibu akan memacu pembentukan ASI. Pengisapan yang berlebihan pada awal menyusui harus dihindari. Puting yang luka merupakan akibat dari posisi menyusui yang salah dan lebih sulit untuk mengobatinya.

Pada sisi yang lain, produksi ASI tergantung pada waktu menyusui yang memadai. Waktu menyusui akan meningkat secara bertahap sampai produksi ASI benar-benar stabil. Mulanya bayi disusui sekitar 10 menit, kemudian disusui selama bayi menginginkannya.

Untuk anak pertama, produksi ASI biasanya terjadi dalam 72-97 jam setelah persalinan. Untuk anak berikutnya, ASI akan lebih cepat terbentuk. Jika ibu merasa lelah selama malam-malam pertama, pemberian ASI pada tengah malam (jam 2 malam) bisa diganti dengan air. Tetapi tenggang waktu antara menyusui tidak boleh lebih dari 6 jam.

Menyusui hendaknya berdasarkan kemauan bayi, tidak berdasarkan waktu. Demikian pula halnya dengan lamanya menyusui, harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan bayi. Ibu harus memeriksakan bayinya ke dokter, terutama pada anak pertama, pada 7-10 hari setelah persalinan sehingga dokter bisa mengetahui bagaimana proses menyusui berlangsung dan menjawab berbagai pertanyaan mengenai menyusui.

Payudara cenderung membengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman selama hari-hari pertama menyusui. Pembengkakan ini bisa dikurangi dengan lebih sering menyusui. Mengenakan BH yang nyaman selama 24 jam sehari bisa membantu mengurangi nyeri. Mengeluarkan ASI dengan tangan juga akan mengurangi tekanan.

Ibu mungkin perlu mengeluarkan ASInya secara manual sebelum menyusui agar mulut bayi dapat mencakup daerah areola yang membengkak. Tetapi pengeluaran berlebihan diantara waktu menyusui cenderung menyebabkan pembengkakan yang berlanjut dan pengeluaran secara manual seharusnya hanya dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

Posisi yang salah dari bayi juga bisa menyebabkan luka pada puting ibu. Kadang-kadang bayi menarik bibir bawahnya dan mengisapnya, menimbulkan iritasi pada puting. Bila hal ini terjadi, ibu dapat melepaskan bibir bayi dengan jari ibu.

Setelah menyusui, ASI yang tersisa di puting dibiarkan mengering dengan sendirinya, jangan dilap atau dicuci. Bisa juga dikeringkan dengan pengering rambut dengan panas yang rendah. Pada iklim yang sangat kering, lanolin hipoalergenik atau salep bisa dioleskan pada puting. BH yang dilapisi plastik harus dihindari.

Seorang ibu yang menyusukan ASInya, memerlukan zat gizi tambahan terutama kalsium. Hasil olahan susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Tetapi jika ibu tidak menyukai susu, bisa diganti dengan kacang-kacangan dan sayuran hijau. Atau ibu juga bisa mengkonsumsi kalsium tambahan dalam bentuk tablet. Vitamin tambahan tidak diperlukan lagi bila kebutuhan gizi sudah terpenuhi dalam makanan ibu, yang terutama harus mengandung vitamin C, vitamin B6 dan vitamin B12 yang cukup.

Kapan saatnya bayi disapih (berhenti mendapatkan ASI), tergantung kepada kebutuhan dan keinginan dari ibu dan bayi. Pemberian ASI selama minimal 6 bulan akan sangat menguntungkan. Penyapihan secara bertahap akan lebih mudah, baik bagi ibu maupun bayi, dari pada pemberhentian secara tiba-tiba. Pada saat disapih, biasanya bayi diperkenalkan kepada makanan padat. ASI diberikan sebanyak 8-10 kali/hari, dan makanan padat diberikan sampai 3 kali/hari. Pemberian ASI secara bertahap lalu dikurangi.

Bila bayi sudah berumur 7 bulan, satu kali menyusui ASI hendaknya diganti dengan sebotol jus buah, ASI yang diperas atau formula. Belajar minum dari gelas merupakan saat perkembangan yang penting dan biasanya bisa terlaksana pada saat bayi berusia 10 bulan. Beberapa bayi tetap memerlukan 1-2 kali/hari menyusu kepada ibunya sampai berusia 18-24 bulan. Jika menyusui berlangsung lebih lama, anak juga harus diberi makanan padat dan diajari minum dengan gelas.


Pemberian Makanan Padat

Waktu untuk mulai memberikan makanan padat tergantung pada kebutuhan dan kesiapan bayi. Biasanya sebelum mencapai umur 6 bulan, bayi tidak memerlukan makanan padat, meskipun mereka sudah bisa menelan makanan pada usia 3 atau 4 bulan.

Kadang-kadang orang tua memaksakan bayi untuk banyak memakan makanan padat agar tidur lelap di malam hari. Tapi hal ini tidak akan berhasil dan bisa menimbulkan masalah pemberian makanan di kemudian hari. Banyak bayi yang mendapatkan makanan padatnya setelah minum susu botol atau ASl, sehingga kebutuhan menghisapnya sudah terpenuhi dan rasa laparnya sudah hilang.

Pertama kali biasanya diberikan bubur gandum, lalu buah-buahan dan sayuran. Alergi atau sensitivitas terhadap makanan lebih mudah diketahui bila bayi diberikan bubur, buah atau sayuran yang sama selama beberapa hari. Makanan ini hendaknya diberikan dengan sendok sehingga bayi belajar cara makan yang baru.

Kebanyakan makanan bayi yang diperjualbelikan, terutama jenis makanan penutup dan sup, mengandung tepung dalam kadar tinggi. Tepung tidak mengandung vitamin atau mineral, kalorinya tinggi dan sulit dicerna oleh bayi. Beberapa makanan bayi instan juga mengandung natrium dalam kadar sangat tinggi.

Makanan yang dibuat di rumah harganya jauh lebih murah dan nutrisinya jauh lebih baik. Daging dapat diberikan setelah bayi berumur 7 bulan. Daging lebih baik dibandingkan makanan kaya karbohidrat, karena bayi memerlukan protein dalam jumlah besar. Karena kebanyakan bayi tidak menyukai daging, pemberiannya harus hati-hati dan penuh perhatian.

Banyak anak alergi terhadap gandum, telur dan coklat sehingga pemberiannya pada bayi sebaiknya ditunda sampai usia 1 tahun. Memberikan makanan ini akan menyebabkan alergi di kemudian hari. Pemberian madu sebaiknya setelah usia 1 tahun, karena kemungkinan adanya spora Clostridium botulinum. Spora ini bisa menyebabkan botulisme pada bayi, tapi tidak berbahaya pada anak yang lebih tua.


PERKEMBANGAN FISIK

Perkembangan fisik bayi tergantung kepada faktor keturunan, gizi dan lingkungan. Kelainan fisik dan psikis juga bisa mempengaruhi pertumbuhannya. Pertumbuhan optimal memerlukan gizi dan kesehatan yang optimal pula. Panjang badan bayi bertambah sekitar 30% pada usia 5 bulan dan lebih dari 50% dalam setahun. Berat badannya akan menjadi dua kali lipat dalam 3 bulan dan tiga kali lipat dalam 1 tahun.

Organ-organ yang berbeda tumbuh dengan tingkatan yang berbeda. Misalnya sistem reproduksi berubah sangat sedikit sebelum masa pubertas. Sementara perkembangan otak hampir seluruhnya terpenuhi selama tahun pertama kehidupan seorang anak. Pada saat dilahirkan ukuran otak kira-kira 1/4 ukurannnya di saat dewasa. Pada usia satu tahun ukurannya 3/4 ukuran dewasa.

Fungsi ginjal pada akhir tahun pertama sudah mencapai fungsi dewasanya. Gigi depan bawah akan muncul pada umur 5-9 bulan. Gigi depan atas akan muncul pada umur 8-12 bulan.


PERKEMBANGAN PERILAKU & INTELEKTUAL

Tingkat perkembangan perilaku dan intelektual berbeda antara anak yang satu dengan lainnya. Kadang-kadang terdapat pola tertentu dalam suatu keluarga seperti terlambat berjalan atau terlambat bicara.

Faktor lingkungan seperti kurangnya stimulasi bisa menghambat perkembangan normal. Faktor fisik seperti tuli juga bisa memperlambat perkembangan bayi. Meskipun perkembangan anak-anak biasanya terus berkelanjutan, tapi bisa terhenti pada suatu fungsi tertentu, misalnya bicara.

Pada awalnya bayi tidur hampir sepanjang waktu. Bayi bisa makan, batuk bila saluran nafasnya terganggu dan menangis sebagai reaksi terhadap gangguan atau ketidaknyamanan.

Pada usia 6 minggu bayi akan melihat langsung pada objek yang berada langsung di depannya dan tersenyum bila diajak bicara. Kepalanya masih bergoyang kalau bayi ditarik ke posisi duduk.

Pada usia 3 bulan bayi tersenyum bila mendengar suara ibunya, membuat suara-suara pertamanya dan mengikuti objek bergerak. Kepala sudah mantap bila bayi dalam posisi duduk. Bayi akan menggenggam objek dalam tangannya.

Pada usia 6 bulan, bayi bisa duduk dengan bantuan dan berguling. Kebanyakan bayi bisa berdiri dengan bantuan dan bisa memindahkan suatu benda dari tangan yang satu ke tangan yang lain. Bayi mengeluarkan suara bila sedang bermain. Pada usia 9 bulan bayi bisa duduk dengan baik dan merangkak, menarik dirinya ke posisi berdiri dan mengatakan "mama" dan "papa" dengan jelas. Pada usia 12 bulan bayi biasanya sudah bisa berjalan dengan memegang tangan seseorang dan mengucapkan beberapa kata.


PEMERIKSAAN PADA TAHUN PERTAMA

Tes penyaringan (screening test) dimaksudkan untuk mengetahui adanya kelainan pada tahap awal. Diagnosis dini dan pengelolaan tepat bisa mengurangi atau mencegah kelainan yang akan mempengaruhi perkembangan kesehatan bayi.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, bayi baru lahir diambil darahnya untuk sejumlah pemeriksaan laboratorium. Contohnya untuk mengetahui kadar hormon tiroid dalam darah, karena kadar yang rendah bisa menyebabkan kretinisme, suatu kelainan tiroid menahun yang ditandai dengan perkembangan fisik dan mental yang terhambat. Seorang bayi baru lahir dengan kadar hormon tiroid yang rendah mendapatkan pengobatan hormon tiroid per-oral (melalui mulut) pada hari ke 7-10. Penyakit lainnya, fenilketonuria, jika tidak diobati bisa menyebabkan keterbelakangan mental.

Banyak tes uji saring lainnya yang bisa dilakukan. Contohnya uji saring terhadap homosistinuria, penyakit kemih sirup mapel, galaktosemia dan penyakit sel sabit. Kadang-kadang uji saring ini dilakukan berdasarkan latar belakang suku bangsa dan genetik dari orang tuanya.

Panjang badan, berat badan dan lingkar kepala selalu diperiksa pada setiap kunjungan rutin ke dokter dalam tahun pertama. Pada setiap kunjungan dokter akan mendengarkan bunyi jantung bayi dengan stetoskop. Suatu kelainan bunyi bisa menandakan adanya penyakit jantung. Pada setiap kunjungan, dokter juga akan memeriksa perut bayi karena beberapa kanker yang jarang seperti tumor Wilms dan neuroblastoma dapat diketahui hanya sejalan dengan pertumbuhan bayi.

Bayi yang dilahirkan prematur secara berkala akan menjalani pemeriksaan mata untuk menemukan adanya retinopati karena prematuritas.


IMUNISASI

Anak-anak harus diimunisasi untuk melindungi mereka terhadap penyakit menular. Vaksin sangat aman dan efektif, walaupun beberapa anak bisa saja mengalami reaksi ringan setelah diimunisasi. Kebanyakan vaksin diberikan melalui suntikan dan beberapa melalui mulut, misalnya polio.

Vaksin pertama yang diterima bayi adalah vaksin Hepatitis B, lalu dosis pertama vaksin ini diberkan selama minggu pertama kehidupan, kadang keitka bayi masih di rumah sakit. Imunisasi rutin lainnya dimulai pada minggu ke 6-8. Imunisasi tidak boleh ditunda, meskipun bayi sedang mengalami demam ringan karena infeksi ringan biasa.

Banyak vaksin memerlukan lebih dari satu dosis untuk memberikan perlindungan penuh. Jadwal imunisasi yang harus diberikan bukanlah jadwal yang kaku. Orang tua sebaiknya berusaha membawa anaknya untuk imunisasi sesuai jadwal, tapi bila terjadi penundaan, hasil akhir kekebalan yang didapat tidak akan terpengaruh. Juga tidak diperlukan pengulangan serial vaksin dari awal. Beberapa vaksin dianjurkan diberikan pada keadaan tertentu. Misalnya, vaksin Hepatitis A diberikan kepada orang-orang yang melanjutkan sekolahnya atau bepergian ke luar negeri.

Pada satu kali kunjungan ke dokter, mungkin diberikan lebih dari satu vaksin. Tetapi beberapa vaksin sering dicampurkan dalam satu suntikan, misalnya vaksin pertusis, difteri, tetanus dan Hemophilus influenzae tipe B. Suatu vaksin kombinasi mengurangi jumlah suntikan tetapi tidak menjamin kemanan dan efektivitas vaksinnya. Untuk membantu mencegah gastroenteritis berat karena infeksi rotavirus, bisa diberikan vaksin rotavirus per-oral (melalui mulut).


KEJADIAN PENTING DALAM TAHUN PERTAMA

1 bulan
- Membawa tangannya menuju ke mata dan mulut
- Menggerakkan kepala ke kanan dan ke kiri jika ditengkurapkan
- Mengikuti pergerakan benda pada jarak sekitar 15 cm dari garis tengah mukanya (tepat di depannya)
- Bereaksi terhadap suara berupa kaget, menangis atau terdiam
- Berpaling kepada suara atau bunyi yang dikenalnya
- Memperhatikan wajah seseorang

3 bulan
- Mengangkat kepala 45 derajat (mungkin sampai 90 derajat) jika ditengkurapkan
- Membuka dan menutup tangannya
- Jika diberdirikan diatas permukaan yang datar, kakinya menekan ke bawah
- Mengikuti gerakan mainan yang bergoyang dan berusaha mencapainya
- Mengikuti pergerakan benda di depan wajahnya, dari kanan ke kiri atau sebaliknya
- Memperhatikan wajah lebih seksama
- Tersenyum mendengar suara ibunya
- Mulai mengeluarkan suara-suara

5 bulan
- Mulai bisa menegakkan kepalanya dengan mantap
- Berguling dari tengkurap ke terlentang
- Menggapai benda
- Mengenali orang pada jarak tertentu
- Mendengarkan suara orang dengan seksama
- Tersenyum spontan
- Menjerit dengan gembira

7 bulan
- Duduk tanpa bantuan
- Bila diberdirikan, bisa menahan beberapa berat badannya
- Memindahkan benda dari tangan kanan ke tangan kiri atau sebaliknya
- Memperhatikan benda yang dijatuhkan
- Bereaksi bila namanya dipanggil
- Bereaksi bila dilarang
- Mengoceh, menggabungkan vokal dan konsonan
- Bergoyang dengan penuh suka cita bila diajak bermain
- Bermain ciluk-ba

9 bulan
- Berusaha menggapai mainan yang berada diluar jangkauannya
- Tampak keberatan bila mainannya diambil
- Merangkak atau melata pada tangan dan lutunya
- Berusaha untuk berdiri
- Berdiri dengan berpegangan
- Mengucapkan 'mama' atau 'papa'

12 bulan
- Duduk dari posisi tengkurap
- Berjalan dengan berpegangan, mungkin melangkah 1-2 langkah tanpa bantuan
- Berdiri tegak tanpa bantuan untuk beberapa saat
- Memanggil orangtuanya dengan menyebut 'mama' atau 'papa'
- Minum dari gelas
- Bertepuk tangan dan melambaikan tangannya.

Sumber : http://www.spesialis.info