Iklan SITTI

Tuesday, 24 January 2012

Memaksimalkan blog dengan Metatag (Search engine)

Search engine, terutama Yahoo! dan Bing, menggunakan metatag untuk meranking serta mengukur keterkaitan antara Website, blog atau social media dengan query kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna internet. Sudahkan metatg pada website, blog atau page pada social mediamu menjadi bagian dari otot SEO-mu?

Sebelumnya, jangan bingung dengan terminologi metatags, karena metatags akan tampak pada kode sumber halaman. Sedangkan tags merujuk pada kata kunci atau keyword yang digunakan oleh social media. Untuk melihat metatags pada sebuah website jika kamu menggunakan browser Internet Explorer, maka pilih View => Source. Pada Firefox, cukup dengan menekan Ctrl + U pada keyboard.

Berikut ini cara untuk memaksimalkan metatags untuk serach engine:
1. Pasang kata kunci yang kamu pilih ke metatags keyword.


Berikut ini adalah beberapa tips panduan yang bisa kamu gunakan:
a. Buatlah daftar kata kunci sesuai huruf alfabet dari A sampai Z. Buat semua kata kunci yang tersebut dalam huruf kecil.

b. Search engine menolak kata depan, artikel dan tanda baca. Kamu bisa saja memasukkan ke dalam tag, tapi engine tetap akan melihatnya sebagai kata dan kumpulan kata, bukan sebagai sebuah kalimat.

c. Jika kata kuncimu menggunakan bahasa Inggris, maka gunakan kata dalam bentuk jamak.
Sebagai contoh: untuk kata kunci comet dan comets, maka sebaiknya gunakan comets sebagai kata kunci. Kecuali jika bentuk jamak mengubah bentuk tunggal dari sebuah kata, maka kamu harus menyertakan keduanya. Sebagai contoh, scarf dan scarves atau salary dan salaries.

d. Jika daftar yang kamu buat terlalu panjang, maka sertakan saja kata yang sekiranya bisa mewakili, misalnya fotografi akan bisa mewakili fotografi, fotograf, foto dan fotografer.

e. Pisahkan beberapa kata yang kamu buat dengan menggunakan koma. Koma tidak akan dibaca oleh search engine, tapi koma akan memudahkanmu dalam membaca dan menjadikannya tampak manusiawi.

f. Jika kata yang kamu daftarkan haruslah terbaca oleh search engine sebagai sebuah kesatuan, maka tempatkan kata tersebut diantara tanda petik, sebagai contoh: “sulawesi utara”. Demikian pula, search engine mendaftar kata tanpa sebuah aturan baku. Misalnya, kata ular derik akan tetap muncul dalam hasil pencarian meskipun pengguna internet memasukkan kata derik ular.

g. Tempatkan kata kunci unik yang menggambarkan siapa dirimu atau perusahaanmu, diantaranya: nama perusahaan atau nama produk. Letakkan kata kunci unik ini pada bagian terakhir dari daftar yang kamu buat. Kalaupun pada akhirnya daftar yang kamu buat dipotong oleh search engine, hal ini tidak menjadi masalah karena search engine akan menemukan kata unik tersebut. Kata kunci ini haruslah sesering mungkin muncul di websitemu sehingga kamu tak perlu mengoptimalisasikan kata tersebut.

h. Tetapkan sebanyak empat hingga lima kata kunci utama yang akan muncul pada halaman tertentu dan tempatkan kata kunci tersebut pada permulaan daftar kata kunci yang akan kamu jadikan sebagai tag <keyword>.

2. Berikan judul halaman websitemu dengan tag title.
Karena browser seringkali memotong tampilan tag title, maka tempatkan kata kunci utama pada bagian awal dari tag title. Batasi tag title hanya terdiri dari tujuh hingga sepuluh kata dan sebaiknya kurang dari 70 karakter. Google dan search engine lainnya tidak menyukai pengulangan metatg pada beberapa halaman. Sebisa mungkin ubah tag title pada masing-masing halaman website. Cara ini adalah cara mudah menghindari sesuatu yang dibenci oleh search engine.

3. Pompa dengan tags description.
Pada setiap hasil pencarian di search engine, tag description atau <meta name=”description” content=”…”> akan muncul dalam kalimat yang berada dibawah link yang muncul pada hasil pencarian natural. Search engine akan menampilkan baris pertama dari halaman website, jika website tersebut tidak menyediakan tag description. Search engine tertentu bisa saja memotong tag description, karena search engine tertentu hanya menyertakan tag description sebanyak 150 hingga 250 karakter. Oleh karena itu, penuhi bagian awal dari tag description dengan kata kunci yang telah kamu pilih untuk diterapkan pada sebuah halaman website.

4. Berikan tanda pada foto atau gambar.
Ketika kursormu melewati sebuah gambar atau foto atau image, maka akan muncul tulisan kecil yang merupakan judul atau nama gambar dan inilah yang disebut dengan metatag. Secara teori, setiap gambar seharusnya mempunyai tag <alt>.
Tag <alt> didesain agar sebuah gambar bisa diberi keterangan atau judul. tag <alt> juga merupakan tempat untuk menaruh kata kunci pilihanmu. Meskipun secara teknis <alt> bukanlah metatags sungguhan, tapi tag alt akan menaikkan ranking websitemu di hasil pencarian search engine.
Buatlah tag <alt> yang kamu masukkan sependek dan sesingkat mungkin, agar tidak menggangu konten lain di website. Sertakan satu atau dua kata kunci yang telah kamu pilih pada tag <alt>.

Jadi, sudahkah kamu menggunakan metatags sebagai bagian dari strategi SEO? Saatnya memperbesar otot metetags. Selamat mencoba!

No comments:

Post a Comment